IHSG Diprediksi Melemah Akhir Februari

0
255
IHSG
IHSG terkini di kumparan.com

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah membuka perdagangan hari ini. Pada perdagangan preopening, IHSG sempat bergerak menguat 1,250 poin (0,02 persen) ke 6.526,933.

Mengawali perdagangan Kamis (28/2), IHSG dibuka melemah ke 6.520,5334. Indeks LQ45 juga dibuka melemah 0,552 poin (0,05 persen) ke 1.021,227. Enam dari 10 indeks sektoral melemah. Pelemahan paling tajam terjadi di sektor aneka industri yang turun 2,70 persen.

Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 14.015. Dolar AS kemudian naik tipis ke Rp 14.026.

Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:

– Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 81,68 poin (0,38 persen) ke 21.474,83

– Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 14,62 poin (0,05 persen) ke 28.757,44

– Indeks SSE Composite di China naik 12,31 poin (0,42 persen) ke 2.953,82

– Indeks Straits Times di Singapura turun 12,94 poin (0,40 persen) ke 3.237,08

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama dalam risetnya menyebutkan, IHSG ditutup melemah 0,23 persen di level 6.525,683 pada 27 Februari 2019. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.503,904 hingga 6.482,124. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.543,374 hingga 6.561,064. Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Selain itu, Stochastic telah membentuk pola dead cross di area overbought. Di sisi lain, terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar sehingga indeks berpeluang menguji ke area support.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

ASII, Daily (7600) “Akumulasi Beli” pada area level 7.525-7.625, dengan target harga secara bertahap di level 7.800, 7.900, dan 8.100. Support: 7.500 dan 7.300.

DOID, Daily (585) “Akumulasi Beli” pada area level 570-590, dengan target harga secara bertahap di level 615, 675, dan 730. Support: 570 dan 560.

ELSA, Daily (372) “Akumulasi Beli” pada area level 366-372, dengan target harga secara bertahap di level 378, 416, dan 454. Support: 362 dan 350.

INDF, Daily (7475) “Akumulasi Beli” pada area level 7.425-7.500, dengan target harga secara bertahap di level 7.550, 7.650, 7.875, dan 8.100. Support: 7.425 dan 7.375.

INDY, Daily (2000) “Akumulasi Beli” pada area level 1.980-2.000, dengan target harga secara bertahap di level 2.080, 2.370, dan 2.660. Support: 1.955.

ITMG, Daily (21675) “Buy on Weakness” pada area level 21.400-21.500, dengan target harga secara bertahap di level 22.100, 23.400, dan 24.675. Support: 21.100 dan 20.800.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap IHSG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here