Timnas Indonesia Belajar Lebih Baik Usai Kalah dari Yordania

0
98
Timnas Indonesia terlengkap di kumparan.com
Timnas Indonesia terlengkap di kumparan.com

Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy mengatakan kekalahan telak dari Yordania justru membantu tim asuhannya belajar untuk bisa memperbaiki diri dan tampil lebih baik lagi ke depannya.

Skuat Timnas Indonesia menjalani laga uji coba internasional melawan Timnas Yordania di Amman, Yordania, pada 11 Juni 2019 lalu. Kala itu Alberto Goncalves dkk dihajar dengan skor telak 4-1.

Itu merupakan kekalahan pertama yang didapat Timnas Indonesia sejak ditangani McMenemy. Di laga sebelumnya ia sebenarnya berhasil membawa skuat Garuda menang 2-0 melawan Myanmar di laga debutnya pada 25 Maret 2019.

Kekalahan dari Yordania itu pun membuat skuat Merah Putih menuai banyak cibiran. Pelatih asal Skotlandia itu sendiri juga mendapat banyak kritikan.

McMenemy kemudian mengatakan bahwa kekalahan dari Yordania sebenarnya justru memberikan banyak pelajaran penting. Dari laga itu ia bisa mencari formula mana yang bisa membuat timnya tampil lebih baik ke depannya.

“Saya tahu hasil pertandingan melawan Yordania bukan seperti yang diinginkan banyak orang. Yang harus dipahami, kalau kami saat itu menang, kami tidak belajar,” tegas McMenemy.

“Kalau menang, kami mungkin tidur nyenyak. Kalau kalah, kami harus menganalisis apa yang terjadi,” sambungnya. “Kami harus mencari kenapa terjadi masalah. Melawan Myanmar, kami bermain apik dan itu berbeda dan pemain percaya diri,” serunya.

Setelah bermain lawan Yordania, Indonesia beruji coba lagi. Kala ini mereka bermain melawan Vanuatu pada 15 Juni lalu.

Di laga itu, Timnas Indonesia sukses menang besar enam gol tanpa balas. Itu merupakan kemenangan terbesar Tim Merah Putih dalam sembilan tahun terakhir sejak menghajar Kamboja 6-0 di Piala AFF 2010.

“Saya pikir Indonesia punya potensi besar dan menjadi tim yang bagus. Saya tahu suporter belum memahami itu. Tapi, mereka membuat tim menjadi lebih kuat,” tandas McMenemy.

Simon McMenemy dikontrak selama dua tahun oleh PSSI. Ia akan menangani Timnas Indonesia hingga Piala AFF 2020 rampung.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap Joko WidodoMa’ruf AminKPKAgus Harimurti YudhoyonoSusilo Bambang YudhoyonoSBYMegawati SoekarnoputriRidwan KamilAnies BaswedanSusi PudjiastutiGanjar PranowoGibran RakabumingIriana JokowiWirantoPolriLowongan KerjaHarga EmasTimnas IndonesiaHabib RizieqMotoGPValentino RossiMarc MarquezPersib BandungPersija Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here