Berpisah dengan Persib, Mario Gomez Siap Tempuh Jalur Hukum?

0
11

Perpisahan Roberto Carlos Mario Gomez dengan Persib Bandung tampaknya tak berakhir dengan baik. Indikasi itu muncul setelah Gomez menunggah sebuah video di Instagram yang menyatakan dirinya sudah melemparkan sebuah permasalahan untuk pengacaranya.

Berakhirnya petualangan Mario Gomez sebagai pelatih Persib Bandung sudah terjadi pada 12 Desember 2018. Secara tiba-tiba, manajemen Persib mengumumkan bahwa mereka tidak lagi memperpanjang kontrak pelatih asal Argentina tersebut.

Kegagalan Persib tampil ciamik di Liga 1 2018 tentu jadi pertimbangan utama. Sempat jadi kandidat utama juara, secara perlahan tim Maung Bandung justru mengalami keterpurukan. Mereka hanya bisa finis di urutan keempat setelah sempat hanya sekali menang dalam 11 laga beruntun.

Selain itu, situasi internal yang tak kondusif selama kepemimpinan Mario Gomez juga jadi pertimbangan penting Persib. Seperti diketahui, tim Maung Bandung sempat diserang isu pengaturan skor yang justru muncul dari Mario Gomez sendiri.

Kini, Persib sudah menunjuk Miljan Radovic sebagai pengantinya. Namun, ternyata Mario Gomez belum benar-benar ikhlas dengan kepergiannya dari Persib. Entah apa penyebabnya, pelatih berusia 61 tahun itu seakan mengindikasikan adanya permasalahan mengenai haknya dari manajemen.

“Halo untuk semua penggemar Persib. Terima kasih semua untuk atas kebersamaannya di 2018 ini dan dukungan Anda. Tampaknya manajemen tidak ingin melanjutkan kerja sama. Situasi ini ada di tangan pengacara saya. Terima kasih lagi,” kata Mario Gomez di akun Instagram @mariogomezdt.

Masih belum jelas apa maksud dan tujuan dari video yang diunggah mantan pelatih Johor Darul Ta’zim (JDT) itu. Jika itu terkait masalah kompensasi, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono mengaku sudah menyelesaikannya sejak diumumkan pemecatan.

Satu hal yang pasti, hal serupa juga pernah dilakukan Mario Gomez kepada JDT. Saat itu, Mario Gomez sempat menuntut JDT agar membayar tunggakan gaji sebesar US$ 60 ribu (sekitar Rp 798 juta). Bahkan, ia berniat membawa masalah itu ke FIFA.

Namun, pihak JDT enggan menuruti permintaan Mario Gomez karena merasa telah melunasi kewajiban mereka. Mereka dengan tegas membantah telah menunggak gaji mantan asisten Hector Cuper tersebut.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap seputar bola/sports.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here