Berita Terupdate: 6 Fakta Soal Alibaba Group yang Belum Banyak Diketahui

0
6

Berita terupdate terkait pendiri Alibaba Group.Sebagian besar dari kamu pasti sudah tahu kalau Alibaba Group yang didirikan Jack Ma adalah grup e-commerce terbesar di Cina. Tapi jangan salah, dulu perusahaan Alibaba hanyalah perusahaan kecil yang kondisi kantornya agak memprihatinkan.

Seperti diketahui, pada 1999 Alibaba berhasil menarik perhatian para investor dunia. Perusahaan ini pun mendapatkan pendanaan dari Goldman Sachs sebesar US$ 5 juta dan US$ 20 juta dari Softbank.

Bulan Maret 2016 juga menjadi momen bersejarah bagi Alibaba Group, karena perusahaan berhasil membukukan transaksi sebesar US$ 463 triliun!

Dan karena perusahaan ini terus berkembang, mereka pun berani menandatangani kesepakatan untuk menjadi sponsor utama Olimpiade hingga 2028 bersama Coca Cola, McDonalds, dan perusahaan besar lainnya.

Padahal kalau saja kamu tahu perusahaan Alibaba saat pertama kali didirikan, mungkin saja kamu meragukan kalau perusahaan ini bakal jadi raksasa kayak sekarang.

So, biar kamu gak penasaran, yuk baca enam fakta soal Alibaba Group yang belum banyak diketahui orang ini!

1. Kantor pertamanya di apartemen yang sering mati listrik

alibaba group
Begini penampakan kantor Alibaba jaman dulu 

Kebanyakan perusahaan teknologi yang baru saja berdiri, kantornya ada di kediaman sang founder. Begitu pula dengan Alibaba yang berkantor di apartemen milik Jack Ma yang letaknya di Hangzhou.

Sudah kantornya cuma apartemen, sistem Internetnya juga masih dial up. Bayangin aja seberapa lemot koneksi Internet di sana.

Di tahun 2003, Cina pun dihantam oleh gelombang panas yang membuat sebagian wilayah di Hangzhou harus menjatah konsumsi listrik.

Bahkan ada saat di mana pada siang hari, AC gak boleh dinyalakan. Pemadaman listrik secara bergilir pun kerap dilakukan, dan hal itu tentu cukup mengganggu buat karyawan Alibaba.

2. Divisi penjualan didominasi oleh petani

Alih-alih mencari lulusan ekonomi atau bisnis sebagai tenaga penjualan atau sales, Alibaba Group malah merekrut petani. Pasalnya, Jack Ma gak sanggup membayar gaji dari sarjana lulusan universitas ternama di Cina.

Dengan merekrut para petani atau pemuda-pemudi dari pedesaan, maka mereka bisa menggajinya dengan upah yang kecil. Bagi mereka yang menetap di Alibaba dari tahun 1999 hingga kini, pasti mereka bangga banget karena bisa menyaksikan evolusi perusahaannya dari bayi hingga raksasa.

Saat ini, karyawan Alibaba Group dikabarkan sudah mencapai 24 ribu orang! Jumlah itu jelas lebih besar daripada total karyawan Yahoo atau Facebook.

3. Perusahaan ini didirikan atas pinjaman dana dari 18 orang

Mungkin saja ada yang belum tahu bagaimana Jack Ma mendapatkan uang untuk mendirikan perusahaan Alibaba. Modalnya adalah US$ 60 ribu.

Dana sebanyak itu dipinjam oleh Jack Ma dari 18 orang. Mereka diminta berkumpul di apartemen Jack Ma, dan sang founder Alibaba itu pun berpidato selama dua jam. Setelah itu semua orang langsung mengeluarkan uangnya dan terkumpul lah US$ 60 ribu.

4. Banyak karyawan yang kerja 7 hari seminggu

alibaba group
Sampai weekend pun harus kerja? Apa gak kurang piknik tuh 

Saat perusahaan ini baru saja terbentuk, Jack Ma meminta pegawainya untuk bekerja selama tujuh hari seminggu. Dan dalam satu hari, jam kerjanya mencapai 16 jam lho.

Kabar ini pun dibenarkan oleh salah seorang juru bicara Alibaba Group, seperti yang diberitakan oleh Washington Post pada 22 April 2016.

Disebutkan pula bahwa Jack Ma kerap meminta karyawan baru untuk bermukim di dekat kantor, pokoknya waktu perjalanan dari rumah ke kantor gak boleh lewat dari 15 menit deh.

Alasan Jack Ma memberlakukan kebijakan itu adalah agar mereka bisa datang ke kantor jika ada hal darurat yang mesti dibahas. Mengingat perusahaan itu ingin berkembang dengan cepat, kinerja karyawannya juga harus tinggi.

Coba deh kalau bos kamu kayak gitu. Kira-kira kamu bakal betah gak tuh kerja lebih dari setahun di kantor tersebut? Belum lagi gaji per bulannya kecil lho.

5. Jack Ma baru kenal Internet tahun 1995

Alibaba didirikan pada 1999, tapi Jack Ma sendiri baru melek Internet pada tahun 1995. Dia mengenal Internet saat berada di Seattle dan kata pertama yang ditulisnya di mesin pencari adalah “beer”.

Sebelum jadi entrepreneur, Jack Ma adalah guru Bahasa Inggris yang gajinya kurang lebih Rp 180 ribu per bulan. Beruntunglah karena jago Bahasa Inggris, dia diajak ke Seattle oleh salah seorang delegasi bisnis Cina.

Di sanalah dia bertemu seorang bule yang menceritakan padanya tentang kehebatan Internet. Jangankan Internet, saat itu Ma bahkan gak paham cara mengetik di komputer.

Tapi berkat insting bisnis yang tinggi dan kemauan belajarnya yang keras, dia pun bisa masuk ke jajaran orang terkaya di Cina walaupun sekarang kekayaannya sudah dikalahkan Ma Huateng.

6. Situs belanja Taobao digarap Alibaba lewat proyek rahasia

alibaba group
Jack Ma lah nahkoda yang membawa Alibaba hingga besar 

Taobao merupakan situs belanja yang didirikan Alibaba sebagai respon dari menguatnya eBay di Cina. Taobao pun berhasil mengungguli eBay di negaranya.

Keberhasilan Taobao ini gak lepas dari keuletan dan kegigihan Jack Ma beserta karyawan terpilih Alibaba Group. Ketika mengerjakan produk ini, para desainer produk Taobao bekerja layaknya intel lho!

Jack Ma mengajak enam karyawannya yang dia pilih untuk mengembangkan proyek rahasia tersebut. Mereka semua dilarang memberitahukan ke siapapun tentang proyek rahasia ini, selain itu mereka juga diminta kerja di tempat rahasia yang gak diketahui banyak orang.

Menurut salah seorang mantan Direktur Alibaba Group Porter Erisman, Taobao memang lebih mudah digunakan oleh warga Cina. Karena dari sisi desain, situs itu kuat akan warna dan terlihat penuh. Beda dengan eBay yang terkesan rapi dan sederhana.

Menyikapi persaingan Taobao dan eBay, Jack Ma pun berkomentar, “eBay mungkin hiu di samudra luas, tetapi saya adalah buaya di sungai Yangtze. Jika kami bertempur di samudra, kami kalah. Tetapi kalau bertempur di sungai, kami yang menang.” Wiih, inspiratif banget ya!

Itulah enam fakta soal Alibaba Group yang jarang diketahui orang. Fakta-fakta di atas mengingatkan kita bahwa yang namanya memulai bisnis pasti tidaklah mudah. Banyak cobaan dan rintangan yang harus dilalui.

Hanya kegigihan dan kemauan kuat, serta mental pantang menyerah lah yang bisa mengantarkan bisnismu menjadi raksasa. Kalau dikit-dikit ngeluh sih ya udah wassalam.

Toh terbukti, dengan usaha yang keras, bisnis pasti bisa sukses dan besar kayak Alibaba Group ini. Sudah siap mencoba?

Simak berita terkiniberita hari iniberita terupdateberita terbaru seputar news, entertainment,sport, motoGP, k-pop, lifestyle,sains, autos,travel hanya di kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here