Ciri-Ciri ASI Basi yang Berbahaya Bagi Bayi yang Harus Diketahui

0
31
bayi
bayi terlengkap di kumparan.com

ASI adalah asupan penting bagi bayi. Ketika suplai ASI melimpah, ibu harus memompanya agar payudara tidak bengkak. ASI perah biasanya disimpan di kulkas untuk kemudian diberikan saat bayi tidak bisa menyusu langsung.

Ada kalanya ASIP terlalu lama disimpan, sehingga tidak baik jika diberikan pada bayi. Biasanya ASIP menjadi basi ketika disimpan di tempat terbuka, atau ketika lemari pendingin tempat penyimpanan ASIP dibuka terlalu lama. Sedangkan ASIP hanya bisa bertahan selama 6 jam dalam suhu ruangan. Sementara bila disimpan di lemari pendingin, maksimal hanya 3-5 hari saja.

Ciri-Ciri ASI Basi yang Perlu Anda Ketahui

1. Berbau tidak sedap

Danielle Spradlin, seorang konsultan laktasi bersertifikat mengatakan, salah satu ciri-ciri ASI basi adalah mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Baunya mirip dengan susu sapi yang sudah basi.

2. Tidak larut saat diaduk

Saat disimpan, komponen lemak dan non lemak di dalam ASI cenderung akan memisahkan diri. Biasanya, jika ASIP masih segar, kedua komponen tersebut akan menyatu saat diaduk pelan.

Namun, bila lemak ASI tidak larut saat Anda mengaduknya, atau ada gumpalan di dalam ASI yang tidak mau larut saat diaduk, tandanya ASIP tersebut sudah tidak bagus.

3. Disimpan di pendingin lebih dari 3 hari

Mengutip dari laman Baby Center, kesegaran ASI perah jika disimpan di dalam lemari pendingin, bukan di freezer, hanya bertahan selama 3-5 hari. Bergantung dari suhu dan lokasi tempat penyimpanan ASIP.

Dianjurkan untuk tidak menyimpan ASIP di pintu kulkas, karena suhunya berubah-ubah akibat proses buka-tutup pintu.

4. ASIP tidak tertutup dengan rapat

ASIP rentan menjadi basi bila terkena udara. Oleh sebab itu, penting menyimpan ASIP dalam wadah tertutup rapat kedap udara. Mayo Clinic merekemondasikan penyimpanan ASIP pada plastik ziplock atau tas khusus ASI agar terhindar dari kontaminasi udara.

5. ASIP terasa asam

Bila Anda ragu apakah ASIP masih bagus atau tidak untuk diberikan pada buah hati, cobalah mencicipinya setetes. Bila ASIP terasa kecut, sebaiknya segera buang dan jangan memberikannya pada anak.

Bila anak yang biasanya mau diberikan ASIP tiba-tiba tidak mau minum ASIP, Anda juga bisa mencoba mencicipi rasa ASIP tersebut. Jika ASIP terasa asam, itulah alasan bayi menolaknya.

Bahaya memberikan ASIP basi pada bayi

Sebagaimana disampaikan oleh dr. Jati Satriyo di laman Alodokter, ASIP yang basi bisa mengalami kontaminasi bakteri, virus, atau bahkan parasit yang bisa membuat si kecil keracunan. Gejala yang terjadi, bayi mengalami muntah-muntah, diare, demam, rewel dan menangis.

Langkah yang bisa Anda lakukan ialah membawanya ke dokter, juga memberinya ASI segar sesering mungkin.

ASI yang sudah basi tidak hanya nutrisinya sudah rusak, bahkan bisa mengandung bakteri yang berbahaya bagi kesehatan sang buah hati. Oleh sebab itu, disarankan bagi para ibu menyusui, jika mendapati ada ciri-ciri ASI basi seperti yang sudah disebutkan di atas, sebaiknya jangan diberikan kepada anak.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap  JokowiPrabowo Subiant, Sandiaga Uno, Ma’ruf Amin, Pilpres 2019, harga emas, lowongan kerja, tiket pesawat, Bawaslu, Ratna Sarumpaet, SBY, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, KPK, Jusuf Kalla, Wiranto, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, Kemenlu, Kemenhub, Luhut Panjaitan , Susi Pudjiastuti, Berita IndonesiaAnakBayiIHSGResep MasakanReview MakananKemenkeuSri MulyaniKemenhubKominfoCPNSPertaminaDolar ASOJKPNSRupiahIbu HamilASIMPASISusu FormulaLiga SpanyolMahfud MDKivlan ZenWuling

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here