Inilah Manfaat dan Cara Aman Konsumsi Santan untuk Ibu Hamil

0
47
ibu hamil
ibu hamil terlengkap di kumparan.com

Pola makan dan memilih menu sehat menjadi salah satu hal penting bagi para ibu hamil. Walaupun beberapa jenis makanan tertentu boleh dikonsumsi, tapi mengatur porsinya supaya tidak berlebihan juga tak kalah penting.

Salah satu asupan yang sering diragukan apakah aman dikonsumsi oleh ibu hamil adalah santan. Memberikan cita rasa gurih pada menu masakan, bolehkah ibu hamil mengonsumsi santan dan makanan olahannya?

1. Santan untuk ibu hamil

Santan diperoleh melalui cara menggiling atau menghancurkan kelapa segar. Kaya akan lemak dan kalori, santan dapat memberikan energi instan untuk ibu hamil.

Cairan berwarna putih mirip susu dengan wangi khas dan rasa gurih ini banyak digunakan berbagai jenis hidangan, terutama di India dan Asia Tenggara.

Kecuali Mama memiliki riwayat alergi terhadap kelapa, santan sebenarnya masih aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek apapun. Namun yang terpenting, tetap batasi jumlahnya dan sebaiknya santan tidak dikonsumsi terus-menerus.

Dengan memberikan batasan aman dan menggunakan santan segar, justru ada banyak manfaat dari konsumsi santan bagi ibu hamil.

2. Cara memilih jenis santan yang aman untuk ibu hamil

Faktor kebersihan dan steril menjadi hal yang tak boleh diabaikan oleh ibu hamil. Jadi akan lebih baik jika saat memilih makanan, Mama memilih yang benar-benar segar dan bukan yang instan.

Termasuk jika Mama hendak memilih santan untuk diolah dalam menu masakan. Lebih baik Mama memilih santan segar dari kelapa yang berkualitas baik, dibandingkan santan kemasan.

Mengutamakan penggunaan santan segar membuat kualitasnya menjadi lebih terjamin. Kandungan nutrisi yang dimilikinya pun lebih banyak dibandingkan dengan santan kemasan, yang mungkin mengandung bahan kimia.

Untuk membuat santan murni segar, siapkan kelapa parut lalu tambahkan air panas secukupnya. Biarkan campuran ini dalam suhu kamar selama sekitar 30 menit. Setelah itu, peras dan saring hingga Mama mendapatkan santan yang murni.

Secangkir santan yang terbuat dari kelapa segar mengandung sekitar 450 kalori dan 50 gm dari semua lemak. Ini bisa menjadi penambah energi yang baik. Namun jika Mama memiliki berat badan yang sudah berlebihan, sebaiknya batasi jumlahnya, ya.

3. Manfaat konsumsi santan bagi ibu hamil

Kelapa dalam bentuk apapun diyakini memberikan manfaat yang baik untuk tubuh, tidak terkecuali santan. Mengonsumsi santan pun disebut-sebut sangat baik bagi ibu hamil.

Dikutip dari Pregnancy Hour, beberapa manfaat dari konsumsi santan bagi ibu hamil yaitu:

  • Meningkatkan kekebalan tubuh

Santan dikenal memiliki kandungan lemak yang baik bagi tubuh. Mengonsumsi santan selama hamil pun dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, santan juga menjadi sumber zat besi yang baik dan membantu melawan anemia selama kehamilan

  • Melancarkan pencernaan

Apabila Mama memiliki masalah pada sistem pencernaan, misalnya seperti sembelit, konsumsi santan secukupnya dapat membantu menjadi pencahar alami

  • Melemaskan otot dan nyeri sendi

Konsumsi santan saat hamil juga dapat membantu melemaskan otot dan meredakan nyeri sendi. Terutama jika hal ini dibarengi dengan istirahat yang cukup dan mengurangi aktivitas yang berlebihan ya, Ma

  • Membantu mengatasi tekanan darah tinggi

Apabila selama kehamilan Mama memiliki masalah dengan tekanan darah yang tinggi, konsumsi santan dengan porsi yang pas dapat membantu mengatasinya. Namun dalam kasus ini, ada baiknya Mama berkonsultasi dulu dengan dokter

4. Keamanan konsumsi santan kemasan pada ibu hamil

Meski kerap dianggap aman, namun santan kemasan atau santan instan bukanlah pilihan terbaik bagi ibu hamil. Ini karena saat hamil Mama lebih baik mengonsumsi makanan dan minuman yang fresh alias masih segar.

Dengan begitu, manfaat yang Mama dapatkan dan kandungan nutrisi di dalamnya masih sangat optimal. Demikian dilansir Being The Parent.

Santan kemasan seringkali dicampur dengan zat aditif yang dapat membahayakan ibu hamil atau janin yang sedang tumbuh. Selain itu, lapisan internal dari kemasan santan juga mungkin mengandung bisfenol-A (BPA) yang dapat larut ke dalam santan dan menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

Oleh karena itu, apabila hendak mengolah makanan dengan menggunakan santan, lebih baik pilihlah santan segar untuk mendapatkan nutrisi dan manfaat yang maksimal.

5. Efek mengonsumsi santan berlebihan saat hamil

Walaupun santan segar dari kelapa murni memiliki manfaat baik bagi kesehatan ibu hamil, namun jika dikonsumsi terus-menerus dan dalam porsi yang berlebihan, tetap ada efek negatifnya lho, Ma.

Salah satunya adalah terkait dengan penambahan berat badan yang berlebihan. Seperti diketahui santan mengandung lemak, jika dikonsumsi terlalu banyak asupan ini dapat membuat Mama berisiko mengalami kenaikan berat badan. Terutama jika sebelumnya berat badan Mama sudah kelebihan berat badan.

Konsumsi santan berlebihan juga dapat menyebabkan komplikasi seperti dislipidemia, yakni di mana kadar lemak dalam darah cukup tinggi. Hal ini biasanya mudah terjadi pada ibu hamil yang kegemukan dan memiliki kadar kolesterol dalam darah yang tinggi.

Nah, menjelang Lebaran yang sebagian besar menu makanan khasnya mengandung santan, lebih baik Mama tetap berhati-hati dan membatasi konsumsinya, ya. Jangan sampai berlebihan dan justru menjadi berefek buruk bagi kehamilan Mama.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap  JokowiPrabowo Subiant, Sandiaga Uno, Ma’ruf Amin, Pilpres 2019, harga emas, lowongan kerja, tiket pesawat, Bawaslu, Ratna Sarumpaet, SBY, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, KPK, Jusuf Kalla, Wiranto, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, Kemenlu, Kemenhub, Luhut Panjaitan , Susi Pudjiastuti, Berita IndonesiaAnakBayiIHSGResep MasakanReview MakananKemenkeuSri MulyaniKemenhubKominfoCPNSPertaminaDolar ASOJKPNSRupiahIbu HamilASIMPASISusu FormulaLiga SpanyolMahfud MDKivlan ZenWuling

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here